Parade Karya |
19 Juli 2010 - 18:26 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
[KATA PENGANTAR BUKU ‘GERIMIS JANUARI’] MULTATULI: YA, AK U BAKAL DIBACA! (0 Komentar) Oleh Ahmad Wayang
Syukur Alhamdullilah, akhirnya pembuatan buku ini (Gerimis Januari) selesai juga. Setelah kurang lebih hampir tiga Mingguan saya menyusunnya, me-layout bahkan mendesain cover sendiri. Maklum, jika dalam pembuatan buku yang tidak terlau tebal ini membutuhkan waktu yang lumayan panjang, karena...
|
|
|
28 Juni 2010 - 06:56 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
KABAR TENTANG MIMPIKU, IBU (0 Komentar) Abdul Salam HS
KABAR TENTANG MIMPIKU, IBU
1
kusingkap gorden yang menjuntai
di pintu kamar ibu
kutemukan dingin bertelanjang
dan tangan kesepian mengulur panjang
serupa pohon oyong
mengurai lembaran suci air mata
yang menangkup di dinding kerinduan
sore ini, dari cinta yang bergetar
di...
|
|
11 Januari 2010 - 17:14 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
PARADE SAJAK KELAS MENULIS RUMAH DUNIA ANGKATAN KE-15 (0 Komentar)
1.
SANG AKAR
Oleh Reina Andya
Akar
Meski berada dibawah tanah
Ternyata tidak mudah
Karena ia tidak melihat
Berada sembunyi dalam kegelapan bersama tanah
Ia tidak pernah mengeluh
Dengan kuat cakarnya menghujam ke dalam bumi
Ia tidak pernah bosan menyanggah batang-batang menyanggah langit
Ia tak pernah...
|
|
17 November 2009 - 16:07 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SJAK-SAJAK BATAS AKHIR KOTA TAK BERPENGHUNI    (0 Komentar) Oleh Sauni
BATAS AKHIR
Aku tersungkur
Kala pagi menyingsing
Airmataku terburai
Tak terbendungkan
Kedua tanganku menengadah
Mulutku tak henti-hentinya
Berkomat kamit
Menyebut asma-asmaNya
Sang pencabut nyawa
Seolah-olah mempermainkan uluhatiku
Sakit, sakit tak tertahankan
Ingin rasanya...
|
|
|
07 November 2009 - 18:59 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SANG BIDUAN (0 Komentar) Oleh: Ahmad Wayang
Kini gadis berambut panjang dan bertubuh ramping itu mulai dilirik orang. Juga kakinya yang indah, serta wajah yang memiliki senyum manis dan kata sebagian orang selalu membuat rindu, telah berhasil memikat penggemarnya dengan suaranya yang khas.
Meski terbilang anak bawang, tapi namanya...
|
|
26 September 2009 - 22:23 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
KABUT BULAN SEPARUH (0 Komentar) Oleh Dang Suganda
Bulan separuh badan
sebentar lagi kabut menyelimuti Algeria
Pasukan katak putih
bersenjata Bulldozer dan Excavator
membelah bukit
mengupas ladang
mengejutkan himar dan haluf
Seekor naga hitam menelan sarang sarang bangau
mengunyah jerami gandum
mengendap endap
mengintai migas dan...
|
|
26 September 2009 - 22:18 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
BANTENKU (0 Komentar) [9 Tahun Jadi Provinsi]
Karya Asep Syahril Fajri
asepx.dor@gmail.com
Aku terpaku menatap pilu
Karena biru berubah kelabu
Merenung sudah didalam semu
Oh, Bantenku Provinsiku
Rakyat pribumi lari keluar
Sebab Banten kalah berkoar
Mereka pergi ke kota besar
Karena janji semakin...
|
|
20 September 2009 - 12:36 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SAJAK-SAJAK PERJALANAN (0 Komentar) Roy Goozly*
SERANG-STASIUN LAIN-PARUNG PANJANG
I
tak sedang berbicara halaman rumah
waktu kutinggalkan sementara
di ujung pekan liburan sekolah
II
kuabaikan segala tawaran
fenomena perjalanan
yang menganga dari mulut gerbong
III
jasad telah berubah
bulan yang tak sanggup kuhitung...
|
|
27 Pebruari 2009 - 00:51 (Diposting oleh: Gola Gong)
SAJAK-SAJAK DUNIA IKAN     (0 Komentar) Oleh Gola Gong
Saya sering merenung, betapa ikan lezat di meja makan, siapa gerangan yang menanam? Pernah suatu hari di pelabuhan rakyat Pare-pare, Sulawesi, saya berdiskusi dengan seorang nelayan. Dia bilang, negeri kita banyak lautnya. Ikan disediakan oleh allah SWT. Tidak ada yang menanam. Tapi, kenapa...
|
|
|
18 November 2008 - 10:32 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SAJAK-SAJAK ROZI KEMBARA (0 Komentar)
KARANGANTU
Hidup belum bosan mencercap rasa malam
Sekarang lekat dikulit para nelayan,
Masih mereka selipkan mimpi
Yang tak kunjung meletus
Pada anyir sisisk ikan-ikan
Ah,
Mimpi itu selalu mereka rangkai
Bila tiupan nasib
Hampir menceraiberaikannya
Mereka bertanya pada angin-angin pantai
” kapan mimpi menjadi...
|
|
|
06 Juli 2008 - 06:55 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
BENDERA MERAH DARAH (0 Komentar) Oleh Desty Eka Putri
Di bis yang membawaku kembali ke kampung halaman. Pontang, Serang-Banten. Ingatan masa lalu yang indah nan jenaka. Hal ini yang sering aku alami setiap kali aku berada di dalam bis jurusan kampung halaman. Desahan nafas, tatapan jauh—tak hanya memandang jalan di depan namun terbang...
|
|
21 Maret 2008 - 00:50 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SAJAK-SAJAK YUNO BASWIR (1 Komentar) Oleh Yuno Baswir
SAJAK CINTA I
untuk e
aku membaca puisi
dalam hatimu
mengeja indah
dalam katamu
memejam mata
dalam heningmu
bolehkah kutitip
cintaku
dalam cintamu?
11 maret 2008, washington dc usa
7:22 pagi, selasa
SAJAK CINTA 2
kepada I
kau tengok saja pun...
|
|
23 Pebruari 2008 - 13:13 (Diposting oleh: Gola Gong)
JANGAN REMEHKAN WONG CILIK (2 Komentar) OLEH PRAMONO SUMEDI
Dari sabang sampai marauke
Berjuta juta wong cilik,
tersebar di pulau-pulau besar maupun kecil.
Bekerja sebagai nelayan, pemulung, penggali kubur, dsb, dsb,dsb.
Bapak bapak, ibu ibu jangan sekali sekali remehkan wong cilik.
Wong cilik bagaikan sebuah lidi.
Jika bersatu akan...
|
|
23 Pebruari 2008 - 12:43 (Diposting oleh: Gola Gong)
PENJUAL KUE (0 Komentar) OLEH AMALIA
Sebelum matahari terbit
Aku mulai Bergegas
Aku Bekerja keras
Untuk mencari nafkah
Dengan membawa dagangan di atas kepala
Yang berisikan makanan
Aku Berkeliling disetiap Perkampungan
Demi anak - anak ku
Aku terus bersemangat dan berjuang
Aku tak pernah merasa lelah danletih
Karena...
|
|
22 Pebruari 2008 - 16:09 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
BENCANA (1 Komentar) Oleh Sofyan
BENCANA
Bencana terjadi dimana-mana
karna kita semena-mena
Hutan gundul tak berguna
karna pembalak terus bekerja
Longsor datang melanda
Banjir datang mendera
Rakyat kecil yang menderita
orang besar yang tertawa
Hanya tuhan yang maha kuasa
yang maha mengendalikan...
|
|