About  |  Activity  |  Home  |  Volunteer  |  Populer  | 
 
 

     Sabtu, 11 September 2010     
 R U B R I K
Agenda
Brankas
Catatan Perjalanan
English Version
Gerbang
Jurnal
Kelas Menulis
Kliping
Lintas Komunitas
Ode Kampung
Parade Karya
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca
Tips
Warta Relawan
 Gerbang
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Oleh Gol A Gong*
Seorang lelaki bertubuh kurus mematikan alat pemotong rumputnya. Telinganya terasa plong setelah sekitar 2 jam lebih dicekoki bunyi “gggrrkkkkkk…” mesin pemotong rumput. Rambut gondrongnya dikuncir. Keringat yang mengucur di wajahnya diusap dengan punggung...
08 September 2010 - 09:37
Arsip... 
 Warta Relawan
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Oleh Harir Baldan
“Alhamdulillah...” itulah kata syukur yang terucap dari mulut saya usai menggelar rapat evaluasi Pesta Anak Rumah Dunia, Minggu (25/7) lalu. Ucapan rasa syukur dan terima kasih itu saya haturkan kepada para donatur Rumah Dunia yang sudah membantu berlangsungnya kegiatan di...
08 Agustus 2010 - 00:40
Arsip... 
 Kliping

05 Januari 2008 - 00:17   (Diposting oleh: Rumah Dunia)
KEMAH MENULIS RUMAH DUNIA
MEMOTIVASI TERUS BERKARYA

Ketekunan, dan mental yang kuat adalah salah satu kunci untuk menjadi penulis. Karena itulah seorang penulis pemula membutuhkan suasana yang bisa mendukung semangatnya untuk tetap menulis. Sebagai ajang untuk menumbuhkan atmosfir dunia kepenulisan Rumah Dunia, komunitas menulis, sastra, jurnalistik Serang ngadain kemah menulis pada Sabtu-Minggu (22-23/12) lalu. Meskipun masih di tengah suasana lebaran Idul Adha, para peserta yang ikut dalam kemah menulis yang bertempat di Lumbung Ilmu Ciracas ini tetap mengikuti rangkaian acara dengan semangat. Hadir sebagai pembicara dalam kesempatan ini adalah Firman Venayaksa, sebagai Presiden Rumah Dunia. Firman yang juga penulis novel Sayap-Sayap Ababil ini mengungkapkan bahwa seorang penulis dibutuhkan kejatian diri dalam menulis. Maksudnya seorang penulis harus percaya dengan apa yang ditulisnya. Sementara Toto St Radik yang menyampaikan materi puisi mengutarakan bahwa menjadi penulis harus berani memilih dan mengambil risiko. Risiko secara ekonomis maupun secara batiniah. “Misalnya seorang penulis puisi secara ekonomis miskin. Maka ia harus berani menanggung risiko itu dengan kemiskinannya,” kata penyair yang dijuluki Presiden Penyari Banten ini.

“Yang paling penting memang kita tetap sabar saat tulisan kita ditolak oleh penerbit,” kata Toto St Radik. Mas To, panggilan akrab Toto mengaku pernah menjalani masa-masa yang tidak menentu selama empat tahun. “Selama itu saya menunggu-nunggu puisi saya dimuat,” cerita Toto St Radik.

Selain Toto St Radik hadir sebagai pemateri pada hari ke-dua Gola Gong. Penasehat Rumah Dunia ini menyampaikan materi tentang fiksi dan peluang dimuat di berbagai media massa. Gong yang baru saja menerbitkan novelnya yang berdasarkan skenario film Miracle; Menunggu Kematian ngungkapin saat ini begitu banyak wadah yang bisa mempublikasikan karya para penulis pemula. Gola Gong juga mengundang para peserta untuk menulis di majalahnya yang baru saja launching yaitu Kaibon. “Honornya sama dengan koran yang ada di Banten,” Gong menawari. Tapi tentu saja Gola Gong akan menilai karya itu terlebih dahulu.

Awi Seruling, salah satu panitia Kemah Menulis ke-3 Rumah Dunia mengungkapan acara kemah menulis akan terus digelar secara rutin oleh Rumah Dunia sebagai rangsangan terhadap dinamika kepenulisan di Banten. “Semoga dengan mengadakan kemah menulis ini, dunia kepenulisan di Banten terus menggeliat. ”

(aji/)  

 Kirim ke teman Versi cetak Beri nilai Komentar (View: 950 | Refer: 0 | Print: 117 | Rate: 0.00 / 0 votes | Comment: 0)

Selanjutnya:
KEBUN SATWA INDONESIA – 11 Pebruari 2010 - 08:18
PANGERAN SURYA DAN UNTIRTA – 02 Januari 2010 - 17:27
EKSISTENSI KARYA SENI MELALUI MUSIKALISASI PUISI – 03 Agustus 2009 - 22:19
KEMENANGAN NYATA ANAK ANAK INDONESIA – 16 Juni 2008 - 06:14
PUISI ITU ADALAH TANGIS – 16 Pebruari 2008 - 19:15

Sebelumnya:
DIBALIK LAYAR KADO LEBARAN 4 DAN PELUNCURAN LUMBUNG BANTEN – 18 Oktober 2007 - 10:08
SENIMAN TAGIH JANJI TAUFIK – 07 Agustus 2007 - 09:08
PESTA ANAK RUMAH DUNIA KELIMA DAN BEASISWA  – 02 Agustus 2007 - 22:15
PESTA SASTRA  – 25 Juli 2007 - 22:08
KOMUNITAS RUMAH DUNIA DAN REGENERASI KESUSASTRAAN DI BANTEN – 18 Juli 2007 - 12:36

Supported by Intervisi

didukung oleh RumahSehat.com
 Artikel Terbaru
Agenda:
MINGGU INI, ADA KADO LEBARAN DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Agenda
Brankas:
RUMAH DUNIA MELUNCURKAN RINTISAN BALAI BELAJAR BERSAMA 2010
Brankas
Catatan Perjalanan:
RELAWAN RUMAH DUNIA MANCING DI GANDARIA
Catatan Perjalanan
English Version:
THE SECRET MILLIONAIRE
English Version
Gerbang:
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Gerbang
Jurnal:
KADO LEBARAN RUMAH DUNIA PESTA UNTUK ANAK
Jurnal
Kelas Menulis:
KELAS MENULIS RUMAH DUNIA ANGKATAN KE-16 DIBUKA
Kelas Menulis
Kliping:
MASYARAKAT YANG KACAU
Kliping
Lintas Komunitas:
FAHMIL QUR’AN: SAMBUT RAMADHAN DENGAN IKHTIFALAN
Lintas Komunitas
Ode Kampung:
ODE KAMPUNG #4: BANTEN ART FESTIVAL DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Ode Kampung
Parade Karya:
[KATA PENGANTAR BUKU ‘GERIMIS JANUARI’] MULTATULI: YA, AK U BAKAL DIBACA!
Parade Karya
Pustakaloka:
KIAT MENULIS RESENSI BAGI PEMULA
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama:
MENULIS RESENSI BUKU DI NaRD
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca:
NGABUBURIT DI TBM@MALL CARREFOUR
TBM@Mall Banten Membaca
Tips:
CARA MENGUATKAN KARAKTER DI NOVEL SERIAL
Tips
Warta Relawan:
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Warta Relawan

© RumahDunia.Net website RumahDunia.net sejak 24 Desember 2004