25 Juli 2009 - 02:46 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
MENERBITKAN BUKU MEMANG GAMPANG
Oleh Jonru
Alhamdulillah, sambutan masyarakat terhadap buku saya, "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" (MBIG) sungguh luar biasa. Sejak diterbitkan Oktober 2008 hingga saat ini, hampir setiap hari ada saja teman yang memesannya, ingin membacanya.
Namun tentu saja, dalam setiap hal ada pro dan kontra. Ada sebagian teman yang berkata, "Siapa bilang menerbitkan buku itu gampang?" Mereka juga "menuduh" saya bersikap "terlalu menggampangkan" hal-hal yang sebenarnya - menurut mereka - tidak gampang. Bahkan Pak Bambang Trim, seorang pakar penerbitan buku ternama, berkata bahwa menerbitkan buku adalah taktis, bukan gampang.
Sementara teman-teman yang belum menerbitkan buku berkata, "Selama ini saya masih sulit menerbitkan buku. Naskah saya masih ditolak di sana sini. Kenapa Pak Jonru justru berkata menerbitkan buku itu gampang? Di mana letak gampangnya?"
Oke. Sebenarnya ada DUA ALASAN UTAMA kenapa saya berkata... hm, sebenarnya kalimat yang tepat adalah "Kenapa buku saya berjudul 'Menerbitkan Buku Itu Gampang!'."
Alasan Pertama:Mbr>
Anda yang bekerja di bidang penerbitan buku tentu paham bahwa judul yang menarik merupakan SALAH SATU penentu nilai jual. Judul harusnya seksi, membuat penasaran, eye chatching. Maka, dalam konteks inilah kenapa buku saya diberi judul seperti itu.
Berdasarkan alasan pertama ini pulalah, saya sebenarnya agak heran dan bingung, kenapa judul seperti itu justru "dipermasalahkan" oleh seorang praktisi dan pakar penerbitan buku, yang tentu saja jauh lebih paham mengenai hal seperti ini ketimbang saya :)
Alasan Kedua:
Sebenarnya saya tidak bermaksud mengatakan bahwa begitu naskah Anda ditawarkan ke penerbit, maka semua urusannya serba gampang. Dengan bahasa yang sederhana, urusan penerbit buku sebenarnya tidaklah seperti membalik telapak tangan.
Tentu di dalamnya ada proses yang panjang, seleksi naskah, bahkan mungkin ratusan penolakan
Dan bila menerbitkan sendiri buku Anda (self publishing), tentu Anda harus berhadapan dengan segala macam kerepotan seperti urusan marketing, distribusi, dan seterusnya.
Intinya, memang menerbitkan buku itu tidak segampang itu.
Unsur GAMPANG pada judul buku saya memiliki sebuah landasan historis. Dan ini sebenarnya sudah saya cantumkan pada kata pengantar buku ini:
Halaman: [ 1 ] 2  
|