About  |  Activity  |  Home  |  Volunteer  |  Populer  | 
 
 

     Jumat, 10 September 2010     
 R U B R I K
Agenda
Brankas
Catatan Perjalanan
English Version
Gerbang
Jurnal
Kelas Menulis
Kliping
Lintas Komunitas
Ode Kampung
Parade Karya
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca
Tips
Warta Relawan
 Gerbang
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Oleh Gol A Gong*
Seorang lelaki bertubuh kurus mematikan alat pemotong rumputnya. Telinganya terasa plong setelah sekitar 2 jam lebih dicekoki bunyi “gggrrkkkkkk…” mesin pemotong rumput. Rambut gondrongnya dikuncir. Keringat yang mengucur di wajahnya diusap dengan punggung...
08 September 2010 - 09:37
Arsip... 
 Warta Relawan
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Oleh Harir Baldan
“Alhamdulillah...” itulah kata syukur yang terucap dari mulut saya usai menggelar rapat evaluasi Pesta Anak Rumah Dunia, Minggu (25/7) lalu. Ucapan rasa syukur dan terima kasih itu saya haturkan kepada para donatur Rumah Dunia yang sudah membantu berlangsungnya kegiatan di...
08 Agustus 2010 - 00:40
Arsip... 
 Catatan Perjalanan

07 Pebruari 2005 - 19:48   (Diposting oleh: Rumah Dunia)
[Artefak#5] PERPUSTAKAAN POPULER
Oleh Ibnu Adam Aviciena

Sebuah kotak tembok dengan beberapa rak tertata. Buku-buku berderet, sebagian berserakan. Beberapa kursi melingkari meja. Satu dua orang duduk. Satu dua kali membuka bacaannya. Di atas tergantung papan bertuliskan “Jangan Berisik”. Sebuah ilustrasi perpustakaan kita!

Perpustakaan kebanyakan seperti yang diilustrasikan di atas sudah tidak lagi populer. Sudah bukan lagi jamannya. Saya menduga, perpustakan yang sekarang ada merupakan gambaran perpustakaan Eropa yang dibawa pelajar Indonesia dari Belanda. Bagaimana kita harus besikap di perpustakaan sama dengan bagaimana kita harus bersikap di ruang kelas. Paulo Frier seorang doktor Sejarah dan Filsafat di Universitas Receife melukiskan pendidikan abad ke-19 dengan: “Guru bercerita, murid mendengarkan; guru mendiktekan, murid mencatat; guru menentukan peraturan, murid diatur—yang kemudian dinamai oleh laki-laki Brazil kelahiran 1921 itu dengan “konsep gaya bank”.

Ilustrasi yang sama dikemukakan oleh Edrward T. hall dalam Beyond Culture dan Dave Meier dalam The Accelerated Learning, bahwa belajar di sekolah/perpustakan harus duduk manis, tidak boleh banyak bergerak, tidak boleh tertawa. Sebuah gaya belajar yang di Amerika disebut gaya belajar kaum puritan—puritanisme! Sebuah gaya belajar kuno!

Gaya belajar kita sudah ketinggalan jaman karena masih menganggap manusia—pembelajar, istilah Andreas Harefa—sebagai makhluk mekanik. Pandangan ini merupakan dampak filsafat Descartes, Isaac Newton dan teman-temannya yang kemudian hari menjadi landasan psikologi behaviorisme.

Perpustakaan Populer?
Sebelum mendiskusikan konsep perpustakaan populer, saya ingin membicarakan metode accelerated learning dan bukti-bukti keampuhannya. Karena dari prinsip-prinsip accelerated learning ini pula, perpustakaan populer kita bicarakan.

Accelerated learning adalah cara belajar yang alamiah, akarnya telah tertanam sejak jaman kuno; begitu Dave Meier mengawali bab pertama buku The Accelerated Learning Handbook. Accelerated learning dikembangkan setelah Lynn Schroeder dan Sheila Ostrader dengan mengemukakan karya psikiater Bulgaria, Georgi Lozanov dalam buku Superlearninng pada 1970-an. Belajar melibatkan seluruh pikiran dan tubuh; belajar adalah berkreasi, bukan mengonsumsi; kerjasama membantu proses belajar; pembelajaran berlangsung pada banyak tingkatan secara simultan; belajar berasal dari mengerjakan pekerjaan itu sendiri; emosi positif sangat membantu pembelajaran dan otak-citra menyerap informasi secara langsung dan otomatis, merupakan prinsip-prinsip pokok accelerated learning.

Karena memperhatikan sisi-sisi manusiawi, metode ini sudah berkembang pesat dengan hasil menakjubkan. Akan dikemukakan contoh yang diganakan Dave Meier. Kemudian di akhir tulisan akan ditunjukan bagaimana Pustakaloka Rumah Dunia berhasil karena menerapkan prinsip-prinsip yang sama.

“Perancang AGFA, Lynn Brown dan Jerry DelVecchio, memperbarui kursus membangun tim yang ada dengan versi accelerated learning yang mereka rancang hanya dalam waktu satu jam. Mereka menghemat waktu kursus dari 8,5 menjadi 6 jam, dan meningkatkan pembelajaran. Program yang baru, kata mereka, semuanya didasrkan pada aktivitas dan mengajak peserta terlibat penuh, yang membuatnya sukses besar.”

Prinsipnya, belajar adalah berkreasi, bukan mengumpulkan informasi!
Bercermin kepada prinsip-prinsip di atas, perpustakaan di kita seperti apa? Kotak tembok satu warna, rak-rak buku berdebu, sepi dengan larangan berisik. Ilustrasi yang pantas jika pengunjungnya tidak banyak.

Halaman:  [ 1 ]  2  

 Kirim ke teman Versi cetak Beri nilai Komentar (View: 1332 | Refer: 0 | Print: 216 | Rate: 0.00 / 0 votes | Comment: 0)

Selanjutnya:
REPORTASE DARI PERKAMPUNGAN BADUY: AKU BERDIAM DIRI DALAM DIAM – 25 Mei 2005 - 13:26
[Artefak#9] GADIS PEMBAWA ALKITAB: APAKAH KITA MASIH MANUSIA? – 11 Mei 2005 - 07:23
[Artefak#8] NGGAK JOMBLO DAN TETAP KREATIF – 15 Maret 2005 - 03:23
[Artefak#7] LEBIH DARI SELUSIN GADIS PERNAH MENGATAKAN CINTA PADANYA! – 25 Pebruari 2005 - 19:54
[Artefak#6] BELAJAR SASTRA LEWAT VCD, WHY NOT? – 09 Pebruari 2005 - 19:41

Sebelumnya:
[Artefak#4] RAJIN BACA BANYAK TAHU, MALAS BACA SOK TAHU! – 07 Pebruari 2005 - 19:09
[Profil] IBNU ADAM AVICIENA: ANAK KAMPUNG JADI NOVELIS – 21 Januari 2005 - 15:06
[Artefak#3] ANDAI SAYA GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA – 20 Januari 2005 - 21:32
[Artefak#2] MENULIS TRADISINYA ORANG-ORANG HEBAT – 20 Januari 2005 - 20:37
[Artefak#1] MENULISKAN PENGALAMAN – 20 Januari 2005 - 20:29

Supported by Intervisi

didukung oleh RumahSehat.com
 Artikel Terbaru
Agenda:
MINGGU INI, ADA KADO LEBARAN DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Agenda
Brankas:
RUMAH DUNIA MELUNCURKAN RINTISAN BALAI BELAJAR BERSAMA 2010
Brankas
Catatan Perjalanan:
RELAWAN RUMAH DUNIA MANCING DI GANDARIA
Catatan Perjalanan
English Version:
THE SECRET MILLIONAIRE
English Version
Gerbang:
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Gerbang
Jurnal:
KADO LEBARAN RUMAH DUNIA PESTA UNTUK ANAK
Jurnal
Kelas Menulis:
KELAS MENULIS RUMAH DUNIA ANGKATAN KE-16 DIBUKA
Kelas Menulis
Kliping:
MASYARAKAT YANG KACAU
Kliping
Lintas Komunitas:
FAHMIL QUR’AN: SAMBUT RAMADHAN DENGAN IKHTIFALAN
Lintas Komunitas
Ode Kampung:
ODE KAMPUNG #4: BANTEN ART FESTIVAL DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Ode Kampung
Parade Karya:
[KATA PENGANTAR BUKU ‘GERIMIS JANUARI’] MULTATULI: YA, AK U BAKAL DIBACA!
Parade Karya
Pustakaloka:
KIAT MENULIS RESENSI BAGI PEMULA
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama:
MENULIS RESENSI BUKU DI NaRD
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca:
NGABUBURIT DI TBM@MALL CARREFOUR
TBM@Mall Banten Membaca
Tips:
CARA MENGUATKAN KARAKTER DI NOVEL SERIAL
Tips
Warta Relawan:
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Warta Relawan

© RumahDunia.Net website RumahDunia.net sejak 24 Desember 2004