About  |  Activity  |  Home  |  Volunteer  |  Populer  | 
 
 

     Senin, 06 September 2010     
 R U B R I K
Agenda
Brankas
Catatan Perjalanan
English Version
Gerbang
Jurnal
Kelas Menulis
Kliping
Lintas Komunitas
Ode Kampung
Parade Karya
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca
Tips
Warta Relawan
 Gerbang
PANEN RAYA [LAGI] DI RUMAH DUNIA
[Dari Taman Budaya Rumah Dunia hingga Riwayat Block Grant]
Oleh Gol A Gong Ketika Rumah Dunia menggelinding terus bagai bola salju, pada 2008 – 2009, saya mencoba peruntungan dengan menggalang dana di akun facebook saya; Gol A Gong. Ada tanah hampir seluas 1000 m2 di depan Rumah Dunia...
01 September 2010 - 03:38
Arsip... 
 Warta Relawan
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Oleh Harir Baldan
“Alhamdulillah...” itulah kata syukur yang terucap dari mulut saya usai menggelar rapat evaluasi Pesta Anak Rumah Dunia, Minggu (25/7) lalu. Ucapan rasa syukur dan terima kasih itu saya haturkan kepada para donatur Rumah Dunia yang sudah membantu berlangsungnya kegiatan di...
08 Agustus 2010 - 00:40
Arsip... 
 Catatan Perjalanan

25 Pebruari 2005 - 19:54   (Diposting oleh: Rumah Dunia)
[Artefak#7] LEBIH DARI SELUSIN GADIS PERNAH MENGATAKAN CINTA PADANYA!
Oleh: Ibnu Adam Aviciena

Dua pelajar SD, laki-laki perempuan, mengejar-ngejar kakak kelasnya yang mengatakan bahwa keduanya saling mencintai. Keduanya kesal dan malu dibilangin begitu. Apa yang terjadi? Justeru dengan mengejar bersama-sama itu menjadi alasan berikutnya bagi si kakak kelas untuk “mengolok-olokEbahwa memang keduanya saling mencintai. Atau bahasakan saja dengan: pacaran.

Tahu tidak, pelajar laki-laki dan perempuan SD yang dicandain kakak kelasnya saat itu baru kelas dua! Teman sekelas dan teman sekampung. Yang perempuan anak guru SD itu, sedangkan yang laki-laki anak petani. Di kelas keduanya pasti dikenal. Tidak saja oleh pelajar SD itu, melainkan juga oleh guru-gurunya. Soalnya yang perempuan selalu rangking satu, yang laki-laki selalu rangking dua. Jika yang perempuan ulang tahun, yang laki-laki diundang orangtuanya untuk menghadiri acara ulang tahun putrinya itu. Dengan malu-malu ia menyanyikan lagu untuk teman kelas yang rangkingnya satu level lebih tinggi darinya.

Ejekan kakak kelas tidak saja terjadi tahun itu. Tetapi terus hingga dirinya kelas lima. Pada saat kelas lima itulah, sebagai teman satu kelas, yang laki-laki dan perempuan lebih dekat. Karena kemampuan lebihnya di kelas, aktif di pramuka dan permainan.

Pada jam istirahat sekolah, selain ada yang pergi ke perpustakaan, pergi ke kebun, main sepakbola, volli, dan lain-lain, bermain karet merupakan salah satu yang disenangi anak-anak. Permainan karet gelang tersebut hampir selalu dimenangkan remaja itu. Jadi ia tidak saja cerdas di kelas, tetapi juga di luar. Sebagian karet hasil permainan diserahkan kepada temannya yang satu itu. Ia juga heran, kok ingin sekali ia mengasihinya. Kok kalau “dijodohkanEia suka degdegan.

Jalan pulang dari sekolah itu ada dua. Jalan gede , jalan yang biasa dilalui kendaraan, dan jalan leweung , yaitu jalan setapak. Pernah suatu saat ia pulang sendirian. Tidak biasanya ia bernyanyi-nyai riang sambil loncat-loncat. Dari sekolah hingga rumahnya entah beberapa kali ia berhenti di jalan. Yang dikerjakannya ialah menuliskan namanya dan nama perempuan yang “dijodohkanEpadanya pada daun-daun di pinggir jalan. Karena takut ketahuan, daun itu segera diambil, dirusak dan dibuangnya. Tapi, namanya dan nama perempuan itu segera dibuat di daun yang berbeda. Karena takut ketahuan, daun berikutnyapun dibuang.

Saya lupa saat kelas berapa orangtua yang perempuan pindah rumah ke lain kampung. Mungkin saat kelas lima itu. Sehingga sejak saat itu mereka hampir tidak pernah bertemu lagi, kecuali di sekolah. Pun dijodoh-jodohkan oleh teman-temannya, tak pernah satu kata cintapun terucap.

Kelas enam tahun itu, SD mereka kedatangan pelajar baru dari Bandung. Badannya sangat tinggi, orangnya komikatif, dan pemberani. Gadis itulah yang membuatnya malu di depan teman laki-lakinya karena mengajak makan bareng. Untuk soal bayaran, katanya, ia yang neraktir. Entah berapa lama setelah itu, entah kebetulan atau tidak, ketika yang laki-laki duduk sendiran di kelas, anak Bandung itu datang berdua dengan teman perempuannya. Anak pindahan itu bilang, bahwa dirinya mencintai pelajar laki-laki ini. Yang membuatnya lebih heran, teman yang mengantar mengatakan hal yang sama. Bahwa dirinya juga mencintai.

Halaman:  [ 1 ]  2  3  4  

 Kirim ke teman Versi cetak Beri nilai Komentar (View: 2378 | Refer: 0 | Print: 317 | Rate: 0.00 / 0 votes | Comment: 5)

Selanjutnya:
[Artefak#11] KULIAH JARAK JAUH DI BANTEN, DIBUTUHKAN TETAPI... – 25 Oktober 2005 - 00:43
[Artefak#10] APA YANG SEBETULNYA KUCARI? (Baduy, Karl Marx, dan Al-Ghazali) – 04 Agustus 2005 - 06:32
REPORTASE DARI PERKAMPUNGAN BADUY: AKU BERDIAM DIRI DALAM DIAM – 25 Mei 2005 - 13:26
[Artefak#9] GADIS PEMBAWA ALKITAB: APAKAH KITA MASIH MANUSIA? – 11 Mei 2005 - 07:23
[Artefak#8] NGGAK JOMBLO DAN TETAP KREATIF – 15 Maret 2005 - 03:23

Sebelumnya:
[Artefak#6] BELAJAR SASTRA LEWAT VCD, WHY NOT? – 09 Pebruari 2005 - 19:41
[Artefak#5] PERPUSTAKAAN POPULER – 07 Pebruari 2005 - 19:48
[Artefak#4] RAJIN BACA BANYAK TAHU, MALAS BACA SOK TAHU! – 07 Pebruari 2005 - 19:09
[Profil] IBNU ADAM AVICIENA: ANAK KAMPUNG JADI NOVELIS – 21 Januari 2005 - 15:06
[Artefak#3] ANDAI SAYA GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA – 20 Januari 2005 - 21:32

Supported by Intervisi

didukung oleh RumahSehat.com
 Artikel Terbaru
Agenda:
MINGGU INI, ADA KADO LEBARAN DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Agenda
Brankas:
RUMAH DUNIA MELUNCURKAN RINTISAN BALAI BELAJAR BERSAMA 2010
Brankas
Catatan Perjalanan:
RELAWAN RUMAH DUNIA MANCING DI GANDARIA
Catatan Perjalanan
English Version:
THE SECRET MILLIONAIRE
English Version
Gerbang:
PANEN RAYA [LAGI] DI RUMAH DUNIA
Gerbang
Jurnal:
KADO LEBARAN RUMAH DUNIA PESTA UNTUK ANAK
Jurnal
Kelas Menulis:
KELAS MENULIS RUMAH DUNIA ANGKATAN KE-16 DIBUKA
Kelas Menulis
Kliping:
MASYARAKAT YANG KACAU
Kliping
Lintas Komunitas:
FAHMIL QUR’AN: SAMBUT RAMADHAN DENGAN IKHTIFALAN
Lintas Komunitas
Ode Kampung:
ODE KAMPUNG #4: BANTEN ART FESTIVAL DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Ode Kampung
Parade Karya:
[KATA PENGANTAR BUKU ‘GERIMIS JANUARI’] MULTATULI: YA, AK U BAKAL DIBACA!
Parade Karya
Pustakaloka:
KIAT MENULIS RESENSI BAGI PEMULA
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama:
MENULIS RESENSI BUKU DI NaRD
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca:
NGABUBURIT DI TBM@MALL CARREFOUR
TBM@Mall Banten Membaca
Tips:
CARA MENGUATKAN KARAKTER DI NOVEL SERIAL
Tips
Warta Relawan:
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Warta Relawan

© RumahDunia.Net website RumahDunia.net sejak 24 Desember 2004