About  |  Activity  |  Home  |  Volunteer  |  Populer  | 
 
 

     Sabtu, 11 September 2010     
 R U B R I K
Agenda
Brankas
Catatan Perjalanan
English Version
Gerbang
Jurnal
Kelas Menulis
Kliping
Lintas Komunitas
Ode Kampung
Parade Karya
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca
Tips
Warta Relawan
 Gerbang
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Oleh Gol A Gong*
Seorang lelaki bertubuh kurus mematikan alat pemotong rumputnya. Telinganya terasa plong setelah sekitar 2 jam lebih dicekoki bunyi “gggrrkkkkkk…” mesin pemotong rumput. Rambut gondrongnya dikuncir. Keringat yang mengucur di wajahnya diusap dengan punggung...
08 September 2010 - 09:37
Arsip... 
 Warta Relawan
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Oleh Harir Baldan
“Alhamdulillah...” itulah kata syukur yang terucap dari mulut saya usai menggelar rapat evaluasi Pesta Anak Rumah Dunia, Minggu (25/7) lalu. Ucapan rasa syukur dan terima kasih itu saya haturkan kepada para donatur Rumah Dunia yang sudah membantu berlangsungnya kegiatan di...
08 Agustus 2010 - 00:40
Arsip... 
 Catatan Perjalanan

25 Oktober 2005 - 00:43   (Diposting oleh: Rumah Dunia)
[Artefak#11] KULIAH JARAK JAUH DI BANTEN, DIBUTUHKAN TETAPI...
PERGURUAN TINGGI DI BANTEN PASCA PROVINSI

Perubahan satus Banten dari kresidenan menjadi propinsi ternyata berdampak kepada banyak hal. Dua di antaranya pada bidang kesenian dan pendidikan. Di bidang kesenian, Beni Kusnandar pendiri Sanggar Tari Wanda Banten mengatakan bahwa dulu ketika Banten masih menjadi bagian dari Jawa Barat, pentas-pentas kesenian sangat jarang diadakan. Setelah Bentan menjadi propinsi, pentas kesenian sering diadakan baik di tingkat kabupaten maupun propinsi. Bahkan berbagai jenis tarian, katanya, lahir dengan subur. “Kesenian semakin berkembang setelah Banten menjadi propinsi. Tarian-tarian yang diciptakan juga semakin banyak,” uangkapnya. Bidang lain yang juga semarak setelah perubahan status ini ialah pendidikan. Yang jelas menonjol pada bidang pendidikan yaitu apa yang disebut dengan penyelenggaraan kuliah jarak jauh. Drs Anis Fauzi, MSI; dosen kelas jauh di FKIP Universitas Mathla’ul Anwar Carenang, STKIP Banten, STAI Imam Syafi’I Tirtayasa, dan STAIBANA kampus Serang ini melihat embrio penyelenggaraan kuliah jarak jauh dari pendidikan pascasarjana pada bidang Manajemen Administrasi Bisnis, yaitu sekitar tahun 90-an.

POSITIF DAN NEGATIF
Dampak positif dari penyelenggaraan kuliah jarak jauh, menurut Anis, minimal ada enam poin. Pertama, bisa memberdayakan para sarjana yang belum memiliki pekerjaan tetap, terutama sarjana pendidikan (SPd) dan sarjana agama (SAg). “Ini mengingat begitu banyak sarjana agama lulusan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta yang mengharap pekerajaan tetap, tetapi tingkat persaiangannya sangat ketat.”

Kedua, bisa mempercepat perubahan pola pikir masyarakat pedesaan. Hal ini, tuturnya, dibuktikan dengan banyaknya pemuda pedesaan lulusan SLTA yang tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi kelas jauh. “Hanya memang kelas jauh ini kurang cocok bagi yang baru lulus.”

Ketiga, bisa memperpendek jarak tempuh bagi dosen dan mahasiswa terhadap aktivitas akademiknya. “Dengan dibukanya kelas jauh justeru mempermudah mahasiswa dan dosen. Maka faktor jarak, biaya transportasi, dan waktu perjalanan bisa ditekan.”

Keempat, bisa mempercepat pembangunan daerah pedesaan menuju daerah perkotaan. Fenomena demikian, katanya, dapat dibuktikan dengan banyaknya mahasiwa dan dosen yang melakukan perjalan ke kampus setiap hari kerja. “Semakin bagus jalur jalan raya dan semakin lancar perjalanan menuju kampus, maka akan semarak pula kehidupan kampus.”

Kelima, bisa memberikan keseimbangan pola pikir antara masyarakat perkotaan dengan masyarakat pedesaan menuju masyarakat kosmopolitan. “Melalui pembukaan kelas jauh diperkirakan dalam tempo tiga atau lima tahun pola pikir masyarakat pedesaan akan mengalami perubahan.”

Keenam, efektifitas perkuliahan terjamin, mengingat tempat tinggal dosen maupun mahasiwanya tidak jauh dari kampus.

Halaman:  [ 1 ]  2  

 Kirim ke teman Versi cetak Beri nilai Komentar (View: 3697 | Refer: 0 | Print: 506 | Rate: 0.00 / 0 votes | Comment: 0)

Selanjutnya:
[Serang-Melbourne 1] DJI SAM SOE, EMPING, DAN IMIGRASI – 13 Maret 2006 - 03:34
[Bandung] JALAN-JALAN KE RUMAH DUNIA – 19 Desember 2005 - 17:29
[ARTEFAK#14] NAIK KERETA PALING LAMA – 19 Desember 2005 - 16:43
[Artefak #13] PERTAMAKALI NAIK KAPAL – 30 November 2005 - 04:14
[Artefak#12] PEJALAN – 12 November 2005 - 08:56

Sebelumnya:
[Artefak#10] APA YANG SEBETULNYA KUCARI? (Baduy, Karl Marx, dan Al-Ghazali) – 04 Agustus 2005 - 06:32
REPORTASE DARI PERKAMPUNGAN BADUY: AKU BERDIAM DIRI DALAM DIAM – 25 Mei 2005 - 13:26
[Artefak#9] GADIS PEMBAWA ALKITAB: APAKAH KITA MASIH MANUSIA? – 11 Mei 2005 - 07:23
[Artefak#8] NGGAK JOMBLO DAN TETAP KREATIF – 15 Maret 2005 - 03:23
[Artefak#7] LEBIH DARI SELUSIN GADIS PERNAH MENGATAKAN CINTA PADANYA! – 25 Pebruari 2005 - 19:54

Supported by Intervisi

didukung oleh RumahSehat.com
 Artikel Terbaru
Agenda:
MINGGU INI, ADA KADO LEBARAN DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Agenda
Brankas:
RUMAH DUNIA MELUNCURKAN RINTISAN BALAI BELAJAR BERSAMA 2010
Brankas
Catatan Perjalanan:
RELAWAN RUMAH DUNIA MANCING DI GANDARIA
Catatan Perjalanan
English Version:
THE SECRET MILLIONAIRE
English Version
Gerbang:
KISAH SI PEMOTONG RUMPUT ALIAS SENIMAN PLAT BAJA
Gerbang
Jurnal:
KADO LEBARAN RUMAH DUNIA PESTA UNTUK ANAK
Jurnal
Kelas Menulis:
KELAS MENULIS RUMAH DUNIA ANGKATAN KE-16 DIBUKA
Kelas Menulis
Kliping:
MASYARAKAT YANG KACAU
Kliping
Lintas Komunitas:
FAHMIL QUR’AN: SAMBUT RAMADHAN DENGAN IKHTIFALAN
Lintas Komunitas
Ode Kampung:
ODE KAMPUNG #4: BANTEN ART FESTIVAL DI TAMAN BUDAYA RUMAH DUNIA
Ode Kampung
Parade Karya:
[KATA PENGANTAR BUKU ‘GERIMIS JANUARI’] MULTATULI: YA, AK U BAKAL DIBACA!
Parade Karya
Pustakaloka:
KIAT MENULIS RESENSI BAGI PEMULA
Pustakaloka
Rintisan Balai Belajar Bersama:
MENULIS RESENSI BUKU DI NaRD
Rintisan Balai Belajar Bersama
TBM@Mall Banten Membaca:
NGABUBURIT DI TBM@MALL CARREFOUR
TBM@Mall Banten Membaca
Tips:
CARA MENGUATKAN KARAKTER DI NOVEL SERIAL
Tips
Warta Relawan:
DARI PEDAGANG GORENGAN, JADI RELAWAN RUMAH DUNIA, WARTAWAN SEKALIGUS LOPER KORAN BANTEN RAYA POST, K
Warta Relawan

© RumahDunia.Net website RumahDunia.net sejak 24 Desember 2004