14 April 2006 - 20:25 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
SELUSIN PUISI TOTO ST RADIK
PILKADAL BANTEN DALAM PUISI
Selusin Puisi Toto ST Radik
Toto ST Radik lahir di desa Singarajan, Pontang, Serang. Menulis puisi, cerpen, esai, dan artikel di berbagai media massa lokal dan nasional. Sejumlah bukunya sudah diterbitkan. Memperoleh award penyair terbaik versi Komunitas Sastra Indonesia (KSI) melalui kumpulan puisinya Indonesia Setengah Tiang (1999). Pada tahun yang sama menjadi salah seorang delegasi Indonesia pada Pertemuan Sastrawan Nusantara di Malaysia. Kerap diundang membacakan puisi-puisinya di berbagai kota, juga di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta (2000 dan 2001). Selain menulis puisi-puisi lirik yang sunyi dan kontemplatif, ia juga gemar menulis puisi (dan cerpen) kritik sosial politik dengan bumbu humor. Antologi puisi dan cerpen humornya yang sudah terbit Jus Tomat Rasa Pedas (2003). Presiden SanggarSastraSerang (s3) ini juga aktif di Rumah Dunia (RD) Serang. Berikut adalah selusin puisinya. Selamat membaca dan nyengir!
***
1. Maksud Hati
maksud hati memeluk si jagur
apa daya tangan tak gapai
maksud hati menjadi gubenur
apa daya uang tak sampai
Serang, 2006
2. Perahu Mahal
ikan bandeng ikan teri
lalapnya daun pepaya
negeri kita negeri bahari
perahu gubernur mahal harganya
Serang, 2006
3. Rental Perahu
jangan berdusta jangan menipu
dukung mendukung tiada berguna
partaipartai cuma rental perahu
siapa mau pakai bayar dulu di muka
Serang, 2006
4. Sok Aksi Sok Seksi
ada talas ada roti
ada kopas ada taksi
yang lanang sok aksi
yang wadon sok seksi
Serang, 2006
5. Sama Saja
buah nangka banyak getahnya
bunga mawar tangkainya berduri
tua muda sama saja
pamer harta jual diri
Serang, 2006
6. Teh Atut – Mbak Icha
teh atut sungguh ayu
mbak icha sungguh cantik
jangan angkuh kalau dirayu
jangan marah kalau dikritik
Serang, 2006
7. Pedagang Keliling
keliling kota naik delman
kepala pusing di pantat kuda
keliling kampung minta dukungan
ludah kering jilat sini jilat sana
Serang, 2006
8. Handuk dan Spanduk
badan gatal belum mandi
pergi ke pasar beli handuk
mumpung masih duduki kursi
numpang nampang di dalam spanduk
Serang, 2006
9. Pilihlah Aku, Kau Kutipu
kantong kering pikiran linglung
nasi aking disangka keju
ke sini ragu ke sana bingung
pilihlah aku, kau kutipu
Serang, 2006
10. Anak Nakal
si kancil anak nakal suka mencuri ketimun
ayo lekas ditangkap jangan diberi ampun
balongub anak nakal suka mencuri start
ayo lekas dijitak jangan diberi tempat
Serang, 2006
11. Jaring
partaipartai menjaring balonbalon
balonbalon menjala partaipartai
buat apa mikirin partai dan balon
lebih enak mengganyang petai
Serang, 2006
12. Balongub
balongub ada banyak, ruparupa taktiknya
ke sana ke mari silaturahmi, tak lupa membagi duit
balongub ada banyak, ruparupa dustanya
kamu pilih yang mana? jabang bayi pun amitamit!
Serang, 2006
***
 
|