|
14 Mei 2007 - 04:46 (Diposting oleh: Rumah Dunia)
PELATIHAN ACADEMIC WRITING
Oleh Muchayat
Hari Ahad (26/4) jam 14.00 hingga 16.00 adalah waktu yang sedianya berlangsung kelas menulis di Rumah Dunia. Namun Ahad itu, 15 April 2007 berbeda dengan biasanya. Biasanya Gola Gong telah menunggu peserta kelas menulis di kediamannya, Rumah Dunia. Peserta kelas menulis angkatan IX telah memadati kursi plastic yang disediakan Rumah Dunia. Tapi hari itu ada yang lain, seorang wanita tengah sibuk mengutak atik computer mempersiapkan slide presentasi. Hari itu Gola Gong tidak menyampaikan materi.
Wanita itu memperkenalkan diri. Beliau bernama Dra. Naning Pranoto, MA dari Ibu kota Jakarta bersama pak Sides Sudyarto DS dan tim sponsor Rohto, obat tetes mata. Dra. Naning Pranoto menyampaikan mengenai kiat-kiat dasar menulis karya ilmiah. Ibu yang menjadi dosen di salah satu perguruan di Jakarta ini menjelaskan tentang perbedaan mendasar antara academic writing dan creative writing. Penulisan ilmiah memiliki kaidah-kaidah yang harus diikuti, hal ini berbeda dengan creative writing semisal cerpen. Penulisan ilmiah mengikuti bahasa dan kosakata yang ilmiah adapun cerpen lebih kental muatan emosinya dan semakin unik cerpen, semakin menarik dibaca, sangat berbeda sekali dengan penulisan ilmiah, begitu penjelasannya.
Usai ibu Naning menyampaikan materi, sesi kedua diisi oleh pemateri selanjutnya yaitu pak Sides. Paparan beliau lebih umum tentang penulisan fiksi dan pengalaman beliau di dunia sastra. Pengunjung, yang sebagian besarnya adalah peserta kelas menulis angkatan IX cukup antusias untuk menggali ilmu dari kedua pemateri ini.
Di akhir acara, ibu Naning mensosialisasikan sebuah event yang diselenggarakan ‘Rohto’ sebuah produk tetes mata yang mendukung terselenggaranya acara tersebut. Acara tersebut adalah tentang lomba penulisan esai yang akan ditutup pada akhir bulan Mei. Dan akhirnya moderator acara yang diperankan oleh Aji Setya mempersilahkan kepada perwakilan ‘Rohto’ untuk menyampaikan beberapa info tentang produk Rohto. Acara ditutup pukul empat lebih, kemudian dibagikan souvenir bagi peserta pelatihan.
*) Penulis adalah peserta kelas menulis Rumah Dunia angkatan kesembilan
 
|